Organisasi Rahasia Bilderberg Group

Organisasi rahasia Bilderberg Group adalah salah satu pemeran dari organisasi-organisasi rahasia yang mengendalikan dunia. Kebanyakan masyarakat hanya menyepelekan mereka, tapi tahukan anda jika nasib anda, keluarga anda, bahkan semua orang di dunia sering diperhitungkan ketika mereka bertemu dalam acara pertemuan tahunan Bilderberg Group?

Sebelumnya saya sama sekali tidak menaruh minat kepada mereka, saya lebih tertarik kepada Opus Dei, Freemason, Rothschild atau Illuminati, namun sebuah buku yang telah menjadi bestseller di 49 negara, telah mendeskripsikan mereka dengan begitu menakutkan dan membuat saya berkesimpulan untuk setidaknya mengangkat
The Bilderberg Group dalam artikel di blog ini. Bilderberg Group telah turut mengendalikan dunia dengan cara mereka sendiri, sama seperti organisasi-organisasi rahasia lainnya yang ikut mengendalikan dunia dalam cara yang tidak wajar. Bilderberg Group tidak begitu berbeda jauh, anggota-anggota mereka terdiri dari orang-orang yang mempunyai pengaruh untuk setidaknya mampu melakukan lobi-lobi ke petinggi-petinggi negara di dunia ketiga. Lebih menakutkannya lagi, beberapa sumber telah mengatakan jika CIA, MI6, KGB dan beberapa dinas intelejen rahasia negara-negara di seluruh dunia telah dikepalai oleh anggota-anggota dari Bilderberg Group yang berarti mereka mempunyai akses ke hampir semua database negara-negara maju di dunia.

Awal Organisasi Bilderberg Group

Hotel Bilderberg yang menjadi tempat pertemuan pertama Bilderberg Group

Józef Retinger

Pada awalnya, organisasi ini tidak ada unsur untuk mengendalikan dunia sama sekali. Setidaknya itulah yang terjadi pada konferensi pertama di hotel Bilderberg Group awal yang merupakan titik awal dari terbentuknya organisasi rahasia ini. Konferensi pertama mereka berlangsung di Hotel de Bilderberg di Oosterbeek, Belanda pada tanggal 29 sampai 31 Mei 1954. Konferensi awal ini bukanlah merupakan suatu konferensi tingkat tinggi yang resmi, tapi justru jauh sekali dari unsur tidak resmi. Pertemuan itu hanya dihadiri oleh sekitar 130 undangan yang merupakan wakil dari negara-negara maju Eropa dan Amerika, saat itu 1 negara diwakili oleh 2 orang delegasi dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang berpengaruh di bidang politik, perbankan, bisnis, militer, maupun media publik. Konferensi awal ini diselenggarakan di bawah pengawasan keamanan yang sangat ketat, sehingga kesan ‘tidak resmi’-nya terlihat begitu samar.
Pertemuan pertama ini diprakarsai oleh beberapa tokoh termasuk Józef Retinger, yang prihatin dengan perkembangan kelompok anti-Amerika di Eropa Barat. Retinger kemudian me-lobi Pangeran Bernhard dari Belanda yang setuju dengan pendapat Retinger yang dianggap brilian, selanjutnya para tokoh lainnya yang ikut terlibat antara lain adalah perdana menteri Belgia, Paul Van Zeeland, juga direktur utama Unilever Belanda saat itu, Paul Rijkens. Selanjutnya, Pangeran Bernhard menghubungi Walter Bedell Smith yang merupakan direktur CIA saat itu, untuk kemudian meminta keterlibatan Charles Douglas Jackson sebagai penasehat Eisonhower pada saat itu. Pertemuan pertama ini akhirnya mampu mempertemukan 50 delegasi dari 11 negara-negara Eropa, dan 11 negara-negara Amerika.

Pertemuan mereka selanjutnya telah menghasilkan beberapa kekuatan baru dalam tubuh organisasi ini sendiri. Pada tahun 1957, dimana konferensi ini pertama kali diadakan di Amerika, organisasi ini mampu membuat
Ford Foundation menyumbangkan $ 30.000. Jumlah ini merupakan suatu jumlah yang sangat luar biasa pada saat itu. Selanjutnya, pertemuan mereka terus berlangsung setiap tahun, terakhir diadakan di Athena pada tahun 2009. Dalam pertemuan di Athena tersebut, seorang wartawan ditangkap hanya karena mendokumentasikan pertemuan tersebut.

Pengaruh Bilderberg Group

Dalam setiap pertemuan mereka, mereka telah mengundang beberapa tokoh yang dianggap sebagai perangkat yang berguna dalam rencana global mereka. Setiap tokoh yang mereka undang khusus, terbukti telah menjadi tokoh-tokoh penting yang ikut menorehkan sejarah penting dunia.


Bill Clinton

Sebagai contoh, pada tahun 1991 seorang gubernur negara bagian Amerika di ArkansasBill Clinton diundang untuk menghadiri pertemuan Bilderberg di Baden-Baden, Jerman pada tahun 1991. Dalam pertemuan tersebut, David Rockefeller (salah seorang petinggi Bilderbrg Group) mengatakan kepada Clinton jika prioritas utama dari Bilderbrg Group adalah NAFTA (North America Free Trade Agreement). Clinton kemudian ditawari posisi presiden dengan tentunya membantu terlaksananya NAFTA sebagai timbal balik dari posisi presiden yang akan dijanjikan.
Hasilnya? Pada pemilu setahun kemudian, sejarah menorehkan nama Bill Clinton sebagai presiden yang terpilih pada pemilu pada tahun 1992. Selama pemerintahannya, dia terkenal sebagai tokoh pemrakarsa NAFTA. Bill Clinton juga telah mampu membuat orang seperti saya (anak Indonesia) diajarkan mengenai NAFTA di SMP. Itu semua terjadi sebagai akibat dari pertemuan Bilderberg Group di Jerman pada tahun 1991.
bernama
Tokoh lainnya lagi, misalnya, Tony Blair. Ia menghadiri pertemuan Bilderberg pada tahun 1993. Pada bulan Juli 1994 kemudian karirnya melonjak drastis dengan langsung menjadi pemimpin partai. Pada bulan Mei 1997 kemudian, sejarah memorehkan namanya sebagai salah satu perdana menteri yang telah ikut ambil bagian dalam sejarah pemerintahan dunia.

Beberapa orang Amerika yang saya jumpai di salah satu forum Amerika, bahkan mulai meragukan lagi tentang sistem pemilu mereka. Ketika saya mengaku sebagai orang Amerika (bohong tidak selamnya jahat) dan ‘melempar trit sembunyi badan’ dengan pertanyaan,
"So do u still think we get to chose our president??", balasan keempat yang saya terima adalah,
"No, we only get to select from candidates groups such as the Bilderberg anoint for us to vote on. This has been specially true since, at least, Bush One, all the way to the present."
Balasan selanjutnya memang kebanyakan bernuansa politik partai, tapi setidaknya saya sudah puas dengan mengetahui jika ada beberapa orang Amerika yang sudah menanggapi tentang pengaruh dari Bilderberg Group.

Bilderberg Group memang telah melebarkan sayap pengaruhnya di dua sisi dari lautan Atlantik. Uni Eropa, Perjanjian Roma, mata uang tunggal Eropa (Euro), akhir Perang Dingin, NAFTA,
Brady Plan (Presiden Ronald Reagan menyediakan 50 miliar dollar AS untuk negara-negara dunia ketiga dan komunis) dan dipecatnya Margaret Thatcher dari kursi Perdana Menteri Inggris karena menolak dibentuknya Uni Eropa adalah contoh kecil dari sederet kuasa Bilderberg Group ini. Bilderberg Group telah melebarkan kerajaan sayapnya di dua sisi lautan Atlantik. Organisasi mereka samar, rapi, dan bersih, kekuatan organisasi mereka mampu menggalang dukungan dari berbagai petinggi-petinggi dunia ketiga, dan ini semua mampu untuk membuat kita bertanya, “mungkinkah mereka telah menjangkau Asia?”.

Konspirasi Tingkat Tinggi

Organisasi Bilderberg Group benar-benar rahasia. Setiap rapat dilaksanakan dengan begitu tertutup, dan tidak boleh ada dokumentasi. Seperti yang sudah saya katakan di atas, pada tahun 2009 lalu, ketika dilangsungkannya pertemuan Bilderberg Group di resort Astir Palace, Athena, Yunani, tepatnya pada tanggal 14 – 16 Mei, seorang wartawan ditangkap hanya karena mendokumentasikan pertemuan mereka dari luar gedung. Mereka terlalu tertutup untuk didokumentasikan meskipun hanya dari luar gedung. Karena kerahasiaan yang sangat ketat inilah Bilderberg Group dituduh telah diam-diam sedang menyusun skenario untuk menguasai dunia. Kritik tersebut juga dilntarkan secara terang-terangan oleh John Birch Society, seorang penulis Kanada, Daniel Estulin (ia menghabiskan 15 tahun dari hidupnya untuk mengumpulkan informasi dari Bilderberg Group), penulis Inggris, David Icke, seorang jurnalis Amerika, Jim Tucker dan seorang penyiar radio, Alex Jones.

Satu Penguasa Tunggal Dunia

Mungkin ada yang masih ingat dengan film kartun “Pinky and The Brain”, film kartun yang mengisahkan tentang dua tikus yang selalu ingin menguasai dunia. Film ini memang hanya terkesan sebagai hiburan belaka bagi anak-anak, tapi jauh dari itu, saya justru menangkap jika sang director dari film ini telah mempunyai imajinasi tentang akan adanya seseorang atau kelompok yang memiliki tujuan untuk menguasai dunia, artinya suatu tatanan dunia baru dengan satu penguasa tunggal bukanlah mimpi tunggal para organisasi rahasia dunia, bahkan para manusia dengan imajinasi normal sekalipun telah memimpikannya. Dalam bible sendiri, munculnya suatu tatanan dunia dengan satu penguasa tunggal dunia, dikatakan sebagai salah satu tanda akhir zaman. Hingga saat ini, organisasi-organisasi rahasia yang saya anggap sedang mengatur dunia dengan invisible hand-nya masing-masing adalah:

Rothschild.
Keuangan dunia sedang ditata dengan rapi oleh mereka. Krisis ekonomi Amerika, politik keuangan di Zimbabwe, dan banyak lagi kasus lain yang telah membuat mereka patut diperhitungkan.

Freemason.
Siapa yang tidak pernah mendengar rumor tentang mereka, menguasai microsoft, memiliki orang-orang yang berpengaruh di dunia, singkatnya mereka banyak menguasai sektor-sektor vital dunia.

Illuminati.
Misterius dan memiliki pengaruh. Hanya itu yang saya mampu deskripsikan mengenai mereka.

Opus Dei.
Organisasi rahasia katolik ini juga mempunyai suatu hidden power yang mampu membuat kebijakan-kebijakan Vatikan masih mampu ditegakkan di negara-negara Eropa dan Amerika. Meskipun ‘tujuan menguasai dunia’ tidak tampak dari mereka, tapi pengaruhnya cukup mampu untuk membuat mereka diperhitungkan.

Bilderberg Group.
Menguasai para pemimpin-pemimpin negara-negara maju di Amerika dan Eropa. Memiliki cukup pengaruh untuk disandingkan dengan organisasi-oraganisasi rahasia lainnya.

sumber: http://feedproxy.google.com/~r/Noock/~3/xEEpEq-JIBw/organisasi-rahasia-bilderberg-group.html

0 comments:

Posting Komentar

 
Copyright © 2011 Catatan Si Wahyu designed by Cara & Qecak Media.